Jakarta,sinarberitanews.com-Kegiatan penataan lingkungan melalui pembersihan taman dan pengecatan pembatas jalan di kawasan Taman Pramuka, Kelurahan Utan Kayu, Jakarta Timur, mendapat sambutan positif dari masyarakat pada Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh petugas tim pertamanan dan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan fasilitas publik di lingkungan permukiman warga.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tim pertamanan melakukan pemotongan rumput, pembersihan area taman, serta pengangkutan sisa ranting dan rumput.
Sementara itu, tim PPSU melaksanakan pengecatan pembatas jalan menggunakan warna hitam dan warna putih bahan catnya,guna meningkatkan estetika sekaligus memperjelas marka visual di kawasan tersebut.
Dari hasil pengamatan awak media, kegiatan melibatkan sekitar 8 petugas pertamanan beserta seorang pengemudi truk operasional, serta sekitar 10 petugas PPSU dan seorang pengemudi kendaraan operasional.
Dengan demikian, jumlah personel yang terlibat diperkirakan mencapai sekitar 20 orang.
Peralatan yang digunakan oleh tim pertamanan antara lain mesin pemotong atau gergaji, cangkul, golok, tali tambang, karung untuk mengangkut hasil pemangkasan, serta perlengkapan kerja lainnya.
Adapun tim PPSU menggunakan kuas, thinner, cat berwarna hitam dan putih, sarung tangan, serta sejumlah kerucut pengaman untuk mengamankan area pekerjaan.
Selama kegiatan berlangsung, awak media belum memperoleh keterangan resmi dari pihak pimpinan atau penanggung jawab unit pertamanan maupun PPSU terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.
Masyarakat menyambut baik upaya penataan lingkungan ini karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi kawasan pemukiman.
Lingkungan yang bersih, tertata, dan terawat tidak hanya meningkatkan kenyamanan warga, tetapi juga memperkuat kepedulian terhadap fasilitas umum.
Secara umum, kegiatan seperti ini memberikan sejumlah manfaat, di antaranya:
Mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas umum sehingga mendorong masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan dan mencegah vandalisme.
Menciptakan lingkungan yang lebih sehat melalui pembersihan area hijau dan saluran lingkungan yang dapat mengurangi potensi berkembangnya vektor penyakit.
Meningkatkan keindahan kawasan permukiman sehingga ruang publik menjadi lebih nyaman, aman, dan tertata.
Memberikan dampak psikologis positif karena lingkungan yang bersih dan rapi dapat meningkatkan kenyamanan serta kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan penataan sarana umum seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui sinergi antara pemerintah daerah, petugas lapangan, dan partisipasi aktif masyarakat, sehingga kualitas lingkungan perkotaan di Jakarta Timur tetap terjaga.
(H.R)
