LAMPUNG UTARA,sinarberitanews.com— Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 3 Kotabumi kembali menjadi sorotan. Seorang siswa menemukan ulat di dalam makanan yang diterimanya dalam pembagian menu MBG, Jumat (4/9/2026).
Temuan tersebut terjadi di kelas XI.8. Saat hendak menyantap makanan yang diterima melalui program MBG, seorang siswa mendapati adanya ulat di dalam menu makanan tersebut.
Temuan itu kemudian diperlihatkan dan menjadi perhatian siswa lainnya di kelas XI.8 yang berada di bawah wali kelas Fitri.
Munculnya ulat dalam makanan yang dibagikan kepada siswa menimbulkan pertanyaan serius mengenai standar keamanan pangan dan mekanisme pengawasan sebelum makanan didistribusikan.
Sebab, makanan yang telah dimasak dan dikemas untuk dibagikan kepada siswa semestinya melalui proses pemeriksaan yang memadai, mulai dari kondisi bahan baku, proses pengolahan, pengemasan hingga pemeriksaan sebelum makanan diterima oleh peserta didik.
Bagaimana ulat tersebut bisa sampai berada di dalam makanan?
Pertanyaan itu menjadi penting untuk dijawab oleh pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan MBG di sekolah tersebut. Apakah terdapat pemeriksaan terhadap bahan baku? Bagaimana pengawasan proses memasak dan pengemasan? Dan siapa yang bertanggung jawab memastikan makanan yang keluar dari dapur dalam kondisi aman dikonsumsi?
Temuan tersebut juga patut menjadi perhatian karena penerima manfaat program adalah siswa sekolah, sehingga aspek keamanan dan kebersihan pangan tidak semestinya diabaikan.
Masyarakat dan orang tua siswa tentu membutuhkan kejelasan, bukan hanya mengenai temuan ulat tersebut, tetapi juga mengenai langkah pemeriksaan dan evaluasi yang dilakukan setelah kejadian.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak SMAN 3 Kotabumi maupun penyedia makanan MBG mengenai temuan tersebut.
Redaksi masih membuka ruang konfirmasi dan hak jawab kepada pihak sekolah, penyedia makanan, pengelola MBG, maupun instansi terkait untuk menjelaskan duduk persoalan serta langkah yang telah dilakukan atas temuan tersebut. (Dyrz)
