Diduga Dana Hibah Dari Kemenkes RSUD Cibitung Tahun 2024 Rp. 59 miliar di Periksa Polda Metro Jaya -->

Diduga Dana Hibah Dari Kemenkes RSUD Cibitung Tahun 2024 Rp. 59 miliar di Periksa Polda Metro Jaya

26/11/2025, November 26, 2025

 

BEKASI,sinarberitanews.com-Berdasar informasi yang di himpun dari beberapa sumber bahwa  pengadaan alat kesehatan (alkes) pada tahun anggaran 2024 yang lalu  dengan total anggaran Rp 59  miliar di duga kuat para pejabat  rumah  sakit RSUD Cibitung di periksa pihak aparat hukum Polda metro jaya .


Hal inilah yang  menjadi pertanyaan publik kenapa sampai ada pemeriksaan dari Polda metro jaya ? 


Usut  demi usut dari beberapa sumber yang mengatakan bahwa pengadaan alat kesehatan  tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi atau kwalitas alkes yang di belanjakan   hingga terjadi perbuatan melawan hukum (PMH) yaitu timbulnya kerugian negara. 


Menurut sumber bahwa Dugaan adanya pemeriksaan yang dilakukan pihak aparat hukum Polda metro jaya sudah selesai, dan seperti apa hasil pemeriksaan dari pihak Polda Metro Jaya belum diketahui .


Ketua NCC ketika diminta komentarnya terkait hal ini mengatakan sudah pernah mencoba konfirmasi kepada pihak rumah sakit bapak dr.Qulman. Namun tidak ada jawaban ,  komunikasi lewat whats app (WA) namun  tidak ada balasan sampai sekarang .


NCC pun berencana dengan waktu dekat ini akan mencari tau kebenaran informasi terkait pemeriksaan Alat kesehatan  tersebut dan akan  menyurati pihak Polda metro jaya.



" Kami akan  menanyakan  apa benar ada pemeriksaan terhadap pejabat rumah sakit umum Cibitung yang di periksa  terkait penyerapan anggaran pengadaan alkes  tahun anggaran 2024 kemarin yang nilainya sangat fantastis , kita akan telusuri nanti hal ini ke Polda metro jaya " ungkap  ketua NCC . 


" Disamping itu juga Ketua NCC  juga akan melakukan gugatan dengan melayangkan Undang-undang  Keterbukaan Informasi Publik (KIP) No.14 tahun 2008  kepada pihak rumah sakit untuk mengetahui sebenarnya terkait penyerapan pengadaan alkes tersebut ,  agar publik mengetahui  yang sebenarnya " imbuhnya


Setelah dikonfirmasi pada dr.Qulman melalui aplikasi whats apps (WA) pada tanggal  17/11/25, tidak menanggapi hingga Naik ke Media .


(RJS)

TerPopuler