Jakarta,sinarberitanews.com - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada *11- 14 Maret 2026.*
Bibit Siklon Tropis 95W (11.7 LU 137.3 BT) di Samudra Pasifik Utara Papua dapat memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di Perairan Utara Indonesia. Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5- 20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Sumbawa, Laut Flores, Laut Banda dan Laut Arafuru.
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi *1.25 - 2.5 meter* berpeluang terjadi di *Selat Malaka Bagian Utara, Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kep. Nias, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan NTT, Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian tengah, Laut Sulawesi bagian timur, Selat Makassar bagian selatan, Laut Sumbawa, Laut Flores, Laut Banda, Laut Arafuru bagian barat, Laut Arafuru bagian tengah, Laut Jawa bagian timur, Laut Arafuru bagian Utara*
Sedangkan, pada gelombang yang lebih tinggi di kisaran *2.50 - 4.0* meter berpeluang terjadi di *Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan NTB, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya*
Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan mode transportasi seperti Perahu Nelayan (apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 m), Kapal Tongkang (apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 m), Kapal Ferry (apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2.5 m).
Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada. (RS/Tim)
