KOTA BEKASI,sinarberitanews.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi melalui Komisi II menggelar Rapat Kerja membahas Evaluasi Palang Pintu Perlintasan Rel Kereta Api serta Rencana Pembangunan Flyover Bekasi Timur, Rabu (6/5).
Rapat kerja ini merupakan tindak lanjut dari Nota Dinas Komisi II DPRD Kota Bekasi yang menyoroti pentingnya peningkatan keselamatan di perlintasan kereta api sekaligus percepatan pembangunan infrastruktur guna mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah Bekasi Timur.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, http://S.Sn., dan dihadiri jajaran pimpinan serta anggota Komisi II, yaitu:
1. Yenny Kristianti, S.E. selaku Wakil Ketua
2. Dr. Hj. Evi Mafriningsianti, S.E., M.M. selaku Sekretaris
3. H. Anton, http://S.Kom., Anggota
4. H. Suryo Hario, Anggota
5. Oloan Nababan, S.E., Anggota
6. Sodikin, S.H., Anggota
Turut hadir dalam rapat kerja tersebut sejumlah perangkat daerah terkait, di antaranya Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, menyampaikan bahwa kehadiran para pemangku kepentingan bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi perlintasan kereta api, potensi risiko keselamatan, serta kesiapan teknis dan administratif dalam rencana pembangunan flyover di Bekasi Timur.
Kepala DBMSDA Kota Bekasi dalam rapat tersebut menyatakan kesiapan pihaknya dari sisi teknis. "Untuk Flyover Bekasi Timur, Detail Engineering Design (DED) sudah kami rampungkan. Saat ini kami fokus pada koordinasi pembebasan lahan dan sinkronisasi dengan Ditjen Perkeretaapian Kemenhub, karena ini melintasi jalur rel aktif. Target kami konstruksi bisa dimulai setelah semua aspek administratif dan anggaran siap," jelasnya.
"Melalui rapat kerja ini, kami berharap dapat dirumuskan solusi strategis yang efektif dan berkelanjutan guna meningkatkan keselamatan masyarakat serta memperlancar mobilitas transportasi di Kota Bekasi," ujar Latu Har Hary.
Komisi II DPRD Kota Bekasi berkomitmen untuk terus mengawal isu keselamatan di perlintasan kereta api dan mendorong percepatan realisasi Flyover Bekasi Timur sebagai salah satu upaya mengurai kemacetan.(ADV)
