Penumpang Disabilitas Transjakarta Diduga Jadi Korban Pencopetan di JPO Menuju Koridor Grogol, Jakarta Barat -->

Penumpang Disabilitas Transjakarta Diduga Jadi Korban Pencopetan di JPO Menuju Koridor Grogol, Jakarta Barat

30/07/2026, Juli 30, 2026

 

Jakarta, sinarberitanews.com-Seorang penumpang Transjakarta dari kalangan penyandang disabilitas berinisial D diduga menjadi korban pencopetan saat berada di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang menghubungkan menuju Koridor Grogol, Jakarta Barat, pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 11.05 WIB.


Menurut keterangan korban yang dihimpun awak media, barang yang hilang berupa dompet berisi kartu ATM, kartu Transjakarta, kartu identitas diri, serta uang tunai sebesar Rp15.000.


Korban menuturkan bahwa dirinya sempat dituntun oleh orang yang tidak dikenal saat menuju koridor Transjakarta. Beberapa saat kemudian, korban menyadari bahwa resleting tasnya telah terbuka.


"Saya kaget melihat tas saya sudah terbuka saat berada di JPO menuju koridor Transjakarta Grogol. Saat itu saya hendak menuju Cipinang Muara untuk mengurus identitas diri," ujar korban.


Berdasarkan keterangan korban, lokasi JPO dan Koridor Grogol diduga menjadi salah satu titik yang rawan terhadap aksi pencopetan. Korban berharap adanya peningkatan pengamanan serta pengawasan di kawasan tersebut guna memberikan rasa aman bagi pengguna transportasi umum, khususnya kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.


Sementara itu, seorang petugas di Koridor Transjakarta yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan menyampaikan bahwa laporan korban telah diterima dan akan diteruskan sesuai prosedur.


"Kami telah menerima keterangan dari korban dan akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku," ujar petugas.


Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terkait pentingnya peningkatan keamanan di fasilitas umum. Sejumlah pengguna transportasi umum berharap adanya langkah pencegahan melalui patroli rutin, pengawasan terhadap area JPO, optimalisasi kamera pengawas (CCTV), serta penertiban aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keamanan penumpang.


Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Transjakarta maupun Kepolisian terkait dugaan peristiwa pencopetan tersebut. Media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak-pihak terkait untuk memberikan informasi yang berimbang.


Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya peningkatan sistem keamanan di sarana transportasi publik agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

(H.R)

TerPopuler