Kabel Optik Wi-Fi Terpasang Semrawut di Bahu Jalan, Warga Adiluwih Pringsewu Mengecam -->

Kabel Optik Wi-Fi Terpasang Semrawut di Bahu Jalan, Warga Adiluwih Pringsewu Mengecam

06/02/2026, Februari 06, 2026

PRINGSEWU,sinarberitanews.com — Warga Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung, mengecam pemasangan kabel optik jaringan wi-fi yang dinilai semrawut dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Kabel tersebut terlihat menjuntai rendah dan melintang di bahu jalan umum, sehingga dikhawatirkan dapat memicu kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor.


Kecaman warga mencuat setelah beredar sebuah video berdurasi 1 menit 12 detik yang memperlihatkan kondisi kabel optik wi-fi yang dikeluhkan karena dipasang tidak sesuai standar keselamatan. Video itu diunggah oleh akun Facebook Muhammad Romeli dan diposting di grup Bumi Sukoharjo Damai, hingga mendapat perhatian luas dari masyarakat dan warganet.


Dalam video tersebut, perekam menyampaikan keluhan secara terbuka kepada pemilik jaringan wi-fi yang berada di sebelah barat Pondok Al Hidayah arah Waringinsari, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu. Ia menegaskan bahwa kabel yang melintang rendah di jalan sudah sangat mengganggu aktivitas warga dan nyaris mencelakai pengendara.


“Tolong yang punya kabel wi-fi sebelah barat Pondok Al Hidayah arah Waringinsari, tolong dikondisikan. Ini betul-betul sudah mengganggu, sudah hampir satu minggu. Kalau memang sudah tidak dipakai, mohon maaf kalau kami kondisikan. Kabel ini melintang di jalan, kemarin hampir mencelakai pengendara motor, apalagi malam hari. Ini sudah hampir menyentuh tanah dan menyangkut. Kalau mobil lewat ini sangat berbahaya. Tolong diperhatikan, kalau tidak kami kondisikan sendiri karena sudah betul-betul mengganggu,” ujar perekam dalam video tersebut.


Secara teknis, kabel yang dikeluhkan warga tersebut merupakan kabel optik (fiber optik) yang digunakan oleh penyedia layanan internet untuk mendistribusikan jaringan wi-fi ke pelanggan. Kabel optik berfungsi sebagai jalur transmisi data berkecepatan tinggi dan seharusnya dipasang dengan memperhatikan aspek keselamatan publik.


Pemasangan kabel optik di ruang publik idealnya memenuhi standar, antara lain dipasang pada ketinggian aman, tidak melintang rendah di badan atau bahu jalan, serta tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan. Apabila pemasangan dilakukan secara sembarangan, kabel optik berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua dan kendaraan bertinggi besar.


Unggahan video tersebut sontak menuai beragam tanggapan dari warganet. Mayoritas komentar menyoroti potensi bahaya dan mendesak agar kabel segera ditertibkan oleh pemilik jaringan.

Akun Andi Ogan menulis, “Pedot wae kang rasah kesuwen kalau membahayakan,” yang berarti kabel sebaiknya segera diputus jika membahayakan dan tidak dibiarkan terlalu lama.


Sementara itu, Alfata Al-Ma’arify menilai pemutusan kabel justru akan memancing respons teknisi. Ia menuliskan, “Dipotong ae kang, engko lek gak dipotong panggah dijarke ae. Lek dipotong kan pelanggan wi-fine laporan trus diparani teknisine,” yang menyiratkan bahwa teknisi akan turun tangan setelah ada laporan gangguan.


Komentar lain datang dari Sukro Sukro yang mengingatkan agar warga tidak bertindak sembarangan. Ia menulis singkat, “Kabel PLN, fi podo ae,” sebagai bentuk kehati-hatian terhadap jaringan utilitas.

Desakan lebih tegas disampaikan Ajj Ajj melalui komentarnya, “Putus aja,” yang menandakan kekhawatiran serius terhadap keselamatan pengguna jalan.


Dari kolom komentar lainnya, akun Yuliyanto Yuliyanto juga menuliskan, “Di potong wae kang,” memperkuat dorongan agar kabel segera ditertibkan.

Sementara Edy Changchung mengomentari, “Pedoti wae mas angel men,” yang menilai kondisi kabel sudah terlalu menyulitkan dan berisiko.


Akun Bang Zon menekankan aspek keselamatan dengan menulis, “Putusin aja kang klo berbahaya tukang waipi asal aja,” menyoroti pemasangan kabel wi-fi yang dinilai tidak memperhatikan keamanan.

Di tengah derasnya kritik, akun Rafa Fildan Muksoni menyampaikan apresiasi atas informasi yang dibagikan. Ia menulis, “Oke mas matur nuwun informasine,” sebagai bentuk terima kasih kepada pengunggah video.


Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak penyedia layanan internet terkait kepemilikan dan penanganan kabel optik wi-fi tersebut. Warga berharap pemilik jaringan segera turun tangan untuk menata ulang instalasi kabel agar tidak membahayakan keselamatan umum serta mengganggu aktivitas pengguna jalan. (Merliyansyah)

TerPopuler