PESAWARAN,sinarberitanews.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang bertujuan meningkatkan gizi siswa kembali mendapat sorotan. Sejumlah wali murid SMAN 1 Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran, mengeluhkan kualitas menu makanan yang diterima anak-anak mereka. Keluhan mencuat setelah ditemukan lauk daging ayam yang disajikan diduga masih mentah atau belum matang sempurna, bahkan terlihat masih berdarah.
Salah satu wali murid yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan keprihatinannya. Menurut keterangannya, menu sayur ayam yang disuguhkan oleh SPPG Hanura 001,Teluk Pandan pada hari tersebut dinilai tidak layak konsumsi.
“Anak-anak menerima makanan dengan lauk ayam yang masih berdarah. Kami sangat khawatir jika ini dikonsumsi, bisa berdampak buruk pada kesehatan siswa,” ujar wali murid tersebut.
Pihak wali murid mendesak pihak penyelenggara SPPG Hanura 001 untuk lebih teliti dan ketat dalam proses pengolahan makanan. Mereka menegaskan bahwa meskipun program MBG sangat baik, aspek mutu, kebersihan, dan keamanan pangan harus menjadi prioritas utama.
"Kami harap ini kejadian terakhir. Tolong pastikan bahan pangan matang sempurna sebelum didistribusikan. Kesehatan anak-anak adalah taruhannya," tambahnya.
Wali murid berharap ada evaluasi serius dari pihak terkait terhadap standar penyajian makanan oleh penyedia layanan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG Hanura 001 Teluk Pandan maupun instansi terkait mengenai temuan ini. Berita disusun berdasarkan keterangan penerima manfaat di lapangan, dan redaksi tetap membuka ruang klarifikasi dari pihak pengelola program.(Dyrz)
