Komisi IV Gelar Rapat Audiensi Terkait Permasalahan Antar Yayasan Pendidikan di Jati Bening -->

Komisi IV Gelar Rapat Audiensi Terkait Permasalahan Antar Yayasan Pendidikan di Jati Bening

18/05/2026, Mei 18, 2026

 

KOTA BEKASI,sinarberitanews.com - Komisi IV DPRD Kota Bekasi melaksanakan Rapat Audiensi bersama Dinas Pendidikan Kota Bekasi terkait permasalahan antara Yayasan Syifa Budi Jati Bening (SMP Al-Azhar Insan Cendikia Mandani) dan Yayasan Darul Muqomah Sridjati Jati Bening Kota Bekasi. Rapat tersebut dilaksanakan di ruang rapat aula lantai 3 DPRD Kota Bekasi, hari senin (18/05/2026).


Audiensi ini merupakan tindak lanjut atas Nota Dinas Komisi IV DPRD Kota Bekasi dalam rangka memfasilitasi dialog dan klarifikasi antara para pihak, guna mencari solusi terbaik atas permasalahan yang terjadi serta memastikan kepentingan peserta didik tetap menjadi prioritas utama.


Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, dengan didampingi oleh Sekretaris Komisi IV, R. Eko Setyo Pramono, S.E. Rapat ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Bekasi, Faisal, S.E., serta sejumlah anggota Komisi IV, yaitu Alimudin, S.Pd.I., M.Si., Dr. Siti Mukhliso, S.Ag., M.Ag., Tanti Herawati, S.H., M.H., Misbahudin, S.E., dan Ahmadi.


Turut hadir perwakilan Wakil Komite dari masing-masing yayasan, serta sejumlah wali murid yang menyampaikan aspirasi secara langsung.


Dalam audiensi tersebut, Komisi IV DPRD Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk menjadi mediator yang objektif dan mendorong penyelesaian permasalahan secara musyawarah serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Setelah rapat bersama kedua yayasan dan dihadiri orang tua murid, seluruh Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi melaksanakan rapat internal untuk membahas dan memutuskan hasil dari permasalahan tersebut. Hasil rapat internal ini akan dituangkan dalam Berita Acara sebagai bentuk komitmen DPRD dalam merespons keresahan para orang tua murid serta memastikan adanya tindak lanjut yang jelas dan terukur.


Melalui rapat audiensi ini, diharapkan tercapai solusi yang adil, transparan, serta memberikan kepastian bagi seluruh pihak yang terlibat, khususnya bagi para siswa dan orang tua.(ADV)

TerPopuler