Oknum Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan Diduga Lambat Kirim SP2HP Perkara PPA, Keluarga Korban Mengaku Kecewa -->

Oknum Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan Diduga Lambat Kirim SP2HP Perkara PPA, Keluarga Korban Mengaku Kecewa

17/05/2026, Mei 17, 2026

 


Jakarta,sinarberitanews.com-Penanganan laporan perkara Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di lingkungan Polres Metro Jakarta Selatan kembali menjadi sorotan publik.



 Keluarga korban mengeluhkan dugaan lambatnya pengiriman surat perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) oleh oknum penyidik berinisial IV.



Berdasarkan keterangan yang dihimpun awak media dari orang tua korban berinisial DW, surat SP2HP tersebut diketahui telah dibuat sejak 6 Mei 2026.


 Namun, pihak keluarga baru menerima dokumen tersebut pada Minggu sore, 17 Mei 2026, melalui jasa pengiriman paket tiki.


Menurut DW, keterlambatan diterimanya SP2HP membuat pihak keluarga merasa tidak nyaman dan kecewa terhadap pelayanan penanganan perkara yang sedang berjalan.


“Saya sudah mengirim alat bukti berupa foto laporan SP2HP kepada pihak Propam Polres Jakarta Selatan,” ujar DW kepada awak media.



Pihak keluarga korban juga mengaku telah melakukan koordinasi dengan bagian Propam di lingkungan Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan lambatnya pelayanan penyidikan tersebut.



Dalam keterangannya, pihak keluarga menyebut adanya respons komunikasi dari anggota Propam berinisial GN yang kemudian turut melakukan koordinasi dengan jajaran Wakil Kasat Reskrim polres jakarta selatan guna menindaklanjuti keluhan yang disampaikan keluarga korban perkara PPA



Awak media menilai komunikasi antara pihak keluarga korban, Propam, dan pihak kepolisian sejauh ini berjalan cukup baik.


 Namun demikian, keluarga korban tetap menyoroti proses pengiriman SP2HP yang dinilai lambat dan kurang profesional.



Keluarga korban berharap adanya evaluasi internal terhadap oknum penyidik yang menangani perkara tersebut agar pelayanan terhadap masyarakat, khususnya korban perkara PPA dapat berjalan lebih cepat, profesional, dan humanis.



Sampai berita ini diterbitkan, pihak penyidik terkait maupun jajaran resmi Polres Metro Jakarta Selatan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlambatan pengiriman SP2HP tersebut.

(HR)

TerPopuler