Gadingrejo,sinarberitanews.com-Tim Penyuluhan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi pencegahan Karhutla bagi masyarakat di Pendopo Aula Pekon Wates Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (02/9/2026).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim (Katim) Penyuluhan Karhutla Mabes TNI, Laksma TNI Iwan Kuswanto diwakili oleh Kolonel ( CPM ) Tri Handaka, turut hadir dalam acara tersebut Anton Subagyo Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Arif Nugroho Plt Kalaksa BPBD Pringsewu, Camat Gadingrejo Eko Purwanto,S.Si,Danramil 424-07/Gadingrejo Kapten Inf Redi Kurniawan, Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugiyanto, Kepala Pekon se-Kecamatan Gadingrejo, Babinsa wilayah Gadingrejo, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan tokoh wanita setempat.
Dalam sambutannya, Kolonel ( CPM ) Tri Handaka menegaskan pentingnya pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutla sejak dini. Ia mengapresiasi kondisi geografis Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus yang hingga kini masih hijau, subur, dan asri.
“Lingkungan yang asri dan subur ini harus kita jaga bersama. Salah satu langkah konkritnya adalah mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat merusak ekosistem serta mengganggu kehidupan masyarakat,” ujar Kolonel Tri Handaka.
Selama kegiatan, peserta dibekali materi komprehensif mulai dari pemetaan wilayah rawan, deteksi dini titik api (Hotspot), penanganan awal kebakaran, pembuatan sekat bakar, hingga tata cara koordinasi dan pelaporan.
Selain teknis pencegahan, tim penyuluh juga menekankan aspek hukum terkait Karhutla. Masyarakat diberikan edukasi mengenai sanksi pidana dan denda bagi pelaku yang terbukti sengaja membakar hutan atau lahan.
Langkah ini diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat dalam membuka lahan agar berpindah ke metode yang aman dan ramah lingkungan.
Camat Gadingrejo Eko Purwanto, memberikan apresiasi atas sinergi TNI dalam mendidik warga di wilayahnya. Menurutnya, Karhutla adalah ancaman serius yang berdampak multidimensi, mulai dari kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan, hingga penurunan aktivitas ekonomi.
“Mari kita tingkatkan kewaspadaan bersama. Hindari praktik pembakaran lahan secara sembarangan dan segera laporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di sekitar wilayah kita,” imbau Arif Nugroho pada saat membuka acara.
Melalui edukasi intensif ini, diharapkan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Pringsewu. (Merliyansyah)
