Dugaan Korupsi Rehap Kelas SMPN 1 Pagelaran Dinas Pendidikan Terkesan Tutup Mata -->

Dugaan Korupsi Rehap Kelas SMPN 1 Pagelaran Dinas Pendidikan Terkesan Tutup Mata

17/11/2025, November 17, 2025

Pringsewu,sinarberitanews.com-Dugaan korupsi Rehap Ruang Kelas Di SMPN 1 Pagelaran, terus menuai sorotan dari Masyarakat. Media ini mencoba meminta klarifikasi dan konfirmasi secara langsung kepada Dinas Pendidikan kabupaten Pringsewu  melalui pesan whatsApp dengan nomor (+62 813-9175-.XXXX) "Izin pak hari ini kami mau ke dinas pendidikan, untuk konfirmasi secara langsung terkayit pemberitaan yang kami tayangkan" dengan pesan singkat “Waalaikumsalam Trimakasih infonya abangku,izin untuk hari ini masi kePKOR ,insyALLAH segera  dikabarkan lebih lanjut🙏".


Media ini mempertanyakan dengan minimnya pengawasan Proyek tersebut dan tidak sesuai spesifikasi sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari dinas pendidikan.



Sementara Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu Iswanto, S.Pd. saat dikonfirmasi melalui pesan whatsApp dengan nomor (+62 895-6051-XXXX) terkesan menutup diri tidak mau berkomentar dan membalas dengan pesan singkat "Maaf Bang, sy msh ada kegiatan di Serpong" 


Hak jawab Oknum Wartawan Yang Juga Pelaksana Rehap Ruang Kelas sudah Ada Upaya Suap Wartawan. namun tetap ditolak secara normatif, santun dan tegas oleh wartawan media ini.


Dugaan praktik Suap dan upaya menghalangi kerja jurnalistik setelah viral pemberitaan di media online Epen salaku pelaksana teknis menawarkan uang kepada wartawan agar pemberitaan terkait proyek yang tidak sesuai spesifikasi tidak dilanjutkan.


awak media menerima hak jawab dari Epen selalu Pelaksana teknis yang juga mengaku berprofesi sebagai wartawan tersebut, menimbulkan pertanyaan besar bagaimana nantinya kualitas ruang kelas tersebut yang sedang dibangun itu ,apakah benar sesuai yang diharapkan.


Untuk itu.Diminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) Kejaksaan, Kepolisian, atau kepada BPK untuk melakukan investigasi memyeluruh terhadap proyek tersebut, keterlibatan aparat penegak hukum sangat penting agar dugaan praktik korupsi tidak dibiarkan berlarut-larut, sebagaimana  ketegasan bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa tidak ada tempat untuk pelaku korupsi. (Merliyansyah)

TerPopuler