BENGKALIS,sinarberitanews.com – Upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis terus dilakukan. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, tim gabungan kembali melakukan operasi hari ke-4 di lokasi Jl. Reformasi RT 002 RW 006, Dusun Tambusu.
Kapolsek Pinggir KOMPOL Agung Rama Setiawan, S.I.K., http://M.Si memimpin langsung kegiatan bersama personel Polsek Pinggir, BKO Polres Bengkalis, Koramil 03 Mandau, Manggala Agni, BPBD, MPA, Satpol PP, perangkat kelurahan dan masyarakat.
“Luas lahan yang terbakar lebih kurang 12 hektare. Saat ini 5 hektare sudah berhasil dipadamkan. Kondisi lahan berupa semak belukar dan tanaman sawit tidak terawat dengan tanah yang kering, ditambah cuaca panas dan angin kencang membuat pemadaman cukup menantang,” ujar Kapolsek Pinggir.
Untuk mempercepat pemadaman, tim mengerahkan 2 unit Water Bombing dari BNPB, 1 unit mesin Max Tri, 1 unit Vanguard, 8 unit Mini Striker, serta puluhan rol selang dengan dukungan sumber air dari canal. Total 70 personel gabungan dikerahkan, terdiri dari Polri, TNI, Manggala Agni, BPBD, MPA dan masyarakat.
Berdasarkan titik koordinat N 1.08972, E 101.1291, di lokasi tersebut terdeteksi 20 titik hotspot dari data DLK tanggal 12-08-2026. Hingga pukul 16.30 WIB kegiatan pemadaman dan pendinginan selesai dilaksanakan. Namun petugas masih menemukan titik api dan titik asap pada bekas kayu yang terbakar.
“Kegiatan akan kami lanjutkan esok hari. Saat ini situasi di lapangan aman dan terkendali. Akses ke lokasi bisa dilalui kendaraan roda 2 dan roda 4,” lanjut KOMPOL Agung.
Penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Pemilik lahan diketahui atas nama Parapat.
Polsek Pinggir mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melapor jika melihat titik api.(Rons)
