PELITA AIR PERKUAT KEANDALAN ARMADA AIRBUS A320 MELALUI KOLABORASI STRATEGIS DENGAN MTU MAINTENANCE DAN KARBONMRO -->

PELITA AIR PERKUAT KEANDALAN ARMADA AIRBUS A320 MELALUI KOLABORASI STRATEGIS DENGAN MTU MAINTENANCE DAN KARBONMRO

31/10/2026, Oktober 31, 2026

 

Jakarta,sinarberitanews.com— Menjaga keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu penerbangan tidak hanya bergantung pada pelayanan di dalam kabin maupun kesiapan awak pesawat. Di balik setiap perjalanan udara, terdapat proses pemeliharaan dan perawatan armada yang membutuhkan ketelitian, keahlian teknis, serta dukungan fasilitas berstandar tinggi.(27/10)


Hal tersebut menjadi perhatian serius PT Pelita Air Service (Pelita Air) dalam memperkuat keandalan operasional armadanya. Sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan dan meningkatkan On-Time Performance (OTP), Pelita Air memperkuat ekosistem Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) melalui kolaborasi strategis dengan dua mitra global, yakni MTU Maintenance dan KarbonMRO.


Kerja sama tersebut diresmikan dalam ajang MRO Asia-Pacific 2026 di Singapura. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis Pelita Air dalam mengintegrasikan dukungan pemeliharaan mesin pesawat, pengembangan kompetensi teknis, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan dukungan operasional armada Airbus A320.


Direktur Utama PT Pelita Air Service, Faik Fahmi, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan kedua mitra tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan kesiapan dan keandalan armada pesawat.


“Setiap pihak memiliki kompetensi yang dapat saling melengkapi. Dengan memperluas akses terhadap keahlian, fasilitas, dan dukungan teknis yang mumpuni, kami ingin memastikan armada pesawat Pelita Air selalu dalam kondisi prima demi keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” ujar Faik Fahmi.


KERJA SAMA TIGA TAHUN DENGAN MTU MAINTENANCE


Dalam kerja sama tersebut, Pelita Air menjalin kesepakatan dengan MTU Maintenance untuk jangka waktu tiga tahun ke depan. Fokus utama kolaborasi ini adalah dukungan pemeliharaan mesin CFM56-5B yang digunakan pada 16 pesawat Airbus A320 milik Pelita Air.


President & CEO MTU Maintenance, Gert Wagner, menyambut positif kerja sama tersebut dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk memberikan dukungan keahlian serta pengalaman global dalam pemeliharaan mesin pesawat.


“Kami bangga dapat menghadirkan keahlian global kami untuk mendukung Pelita Air,” ujar Gert Wagner.


Ia menambahkan bahwa pertumbuhan industri penerbangan di kawasan Asia-Pasifik harus diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan dan perhatian terhadap kebutuhan pelanggan.


“Kami menantikan kerja sama yang erat dengan tim Pelita Air untuk memastikan keandalan armadanya,” tambahnya.


KARBONMRO DORONG PENGEMBANGAN KOMPETENSI DAN SDM


Selain memperkuat dukungan pemeliharaan mesin bersama MTU Maintenance, Pelita Air juga menjalin nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan KarbonMRO.


Kolaborasi ini diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan dan keahlian teknis, pemanfaatan fasilitas, serta dukungan ketersediaan suku cadang untuk mesin CFM56.


Co-Founder & Managing Director KarbonMRO, Kevin Teoh, menilai kerja sama tersebut memiliki potensi besar dalam mengembangkan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat, khususnya di kawasan Asia-Pasifik.


“Melalui nota kesepahaman ini, kami melihat peluang untuk memadukan kemampuan Pelita Air dan KarbonMRO yang saling melengkapi guna mendukung pengembangan kapabilitas pemeliharaan mesin pesawat di kawasan ini,” ungkap Kevin Teoh.


Menurut Kevin, penguatan industri MRO tidak hanya berorientasi pada dukungan teknis dan operasional, tetapi juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan keterampilan sesuai kebutuhan industri penerbangan.


“Selain kerja sama teknis dan operasional, kami berharap dapat bekerja bersama Pelita Air untuk memajukan pengembangan sumber daya manusia dan pertukaran pengetahuan, sekaligus membantu menyiapkan generasi penerus tenaga profesional yang terampil dalam pemeliharaan mesin pesawat,” jelasnya.


KEANDALAN ARMADA MENJADI FONDASI KEPERCAYAAN PELANGGAN


Sebagai maskapai penerbangan yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero), Pelita Air menempatkan kesiapan armada dan kualitas pemeliharaan pesawat sebagai bagian penting dari strategi peningkatan pelayanan kepada pelanggan.


Investasi dalam penguatan ekosistem MRO menjadi langkah penting untuk mendukung keberlangsungan operasional, menjaga keandalan mesin, serta meminimalkan potensi gangguan penerbangan yang dapat memengaruhi kenyamanan dan ketepatan waktu perjalanan.


Faik Fahmi menegaskan bahwa kebutuhan pelanggan tidak sebatas memperoleh tiket penerbangan, tetapi juga mendapatkan kepastian, rasa aman, dan kenyamanan selama perjalanan.


“Pelita Air mengerti bahwa yang dibutuhkan pelanggan bukan sekadar tiket terbang, tapi kepastian dan ketenangan dalam perjalanan. Kami ingin mereka tahu bahwa setiap perjalanan didukung oleh armada yang andal. Karena itu, kesiapan pesawat terus kami jaga agar pelanggan bisa menjalankan rencananya dengan tenang,” tegas Faik.


Melalui sinergi dengan MTU Maintenance dan KarbonMRO, Pelita Air berupaya memperkuat fondasi teknis dan operasional penerbangan melalui dukungan pemeliharaan mesin, pengembangan fasilitas, ketersediaan suku cadang, serta peningkatan kompetensi tenaga ahli.


Pada akhirnya, keandalan penerbangan bukan hanya ditentukan oleh apa yang terlihat oleh penumpang, melainkan juga oleh kerja profesional dan sistem pemeliharaan yang berlangsung di balik layar.


Karena setiap perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu selalu dimulai dari kesiapan armada yang terjaga.


(Dito)

TerPopuler