Teror di Hotel Balong Kuring Pringsewu, Tamu Resah hingga Kendaraan Dirusak, Manajemen: Segera Kami Laporkan ke Polisi -->

Teror di Hotel Balong Kuring Pringsewu, Tamu Resah hingga Kendaraan Dirusak, Manajemen: Segera Kami Laporkan ke Polisi

20/03/2026, Maret 20, 2026

 


PRINGSEWU,sinarberitanews.com– Insiden dugaan teror yang terjadi di Hotel Balong Kuring, Kabupaten Pringsewu, menuai kecaman keras dari pihak manajemen. Peristiwa yang berlangsung pada dini hari tersebut tidak hanya menimbulkan ketakutan, tetapi juga berdampak pada kenyamanan tamu dan karyawan hotel.


Pemilik hotel, Ibu Lis, angkat bicara terkait kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan yang diduga dilakukan pelaku tidak bisa ditoleransi dan harus diproses secara hukum.


“Saya mengecam keras kejadian ini. Tindakan seperti itu tidak bisa dibiarkan. Orang seperti itu sebaiknya langsung kita laporkan saja ke pihak kepolisian,” tegasnya saat dikonfirmasi.


Menurutnya, insiden tersebut telah menimbulkan dampak serius, baik secara materiil maupun psikologis. Tidak hanya pengunjung yang menjadi korban, tetapi juga pihak manajemen dan karyawan hotel yang kini merasa resah.


“Pengunjung jadi korban, saya juga jadi korban, dan pegawai saya sekarang merasa takut. Ini jelas mengganggu kenyamanan dan rasa aman di lingkungan hotel,” ujarnya.


Ibu Lis juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi bukti berupa rekaman kamera pengawas (CCTV). Rekaman tersebut diduga memperkuat adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa yang terjadi.


“Kami memiliki rekaman CCTV, dan itu akan kami jadikan sebagai bahan laporan ke polisi. Ini penting agar pelaku bisa segera ditindak,” katanya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa langkah hukum yang akan ditempuh bukan hanya untuk menyelesaikan kasus, tetapi juga sebagai upaya memberikan efek jera kepada pelaku.


Selain itu, ia menyoroti dampak jangka panjang yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut, terutama terhadap kepercayaan publik dan keberlangsungan usaha perhotelan yang dikelolanya.


“Perilaku seperti ini jelas berpengaruh pada pendapatan kami. Pengunjung pasti akan merasa takut jika keamanan tidak terjamin. Ini yang sangat kami khawatirkan,” jelasnya.


Diberitakan sebelumnya, insiden ini bermula dari dugaan ancaman terhadap seorang karyawan hotel pada dini hari. Situasi kemudian memanas dan berujung pada aksi perusakan kendaraan milik tamu di area parkir.


Dua peristiwa yang terjadi dalam waktu berdekatan tersebut kini tengah diselidiki aparat kepolisian. Dugaan sementara, terdapat keterkaitan antara pelaku ancaman dan aksi vandalisme yang meresahkan lingkungan hotel.


Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap pelaku dan motif di balik insiden tersebut. Sementara itu, suasana di lingkungan hotel disebut masih diliputi rasa waspada dari para tamu maupun karyawan. (Merliyansyah)

TerPopuler