Hardiknas 2026: DPRD Kota Bekasi Desak Pemerataan Akses, Revolusi Kualitas Guru, dan Digitalisasi Sarana Sekolah -->

Hardiknas 2026: DPRD Kota Bekasi Desak Pemerataan Akses, Revolusi Kualitas Guru, dan Digitalisasi Sarana Sekolah

04/05/2026, Mei 04, 2026

KOTA BEKASI,sinarberitanews.com– Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 harus jadi titik balik perbaikan pendidikan di Kota Bekasi. Demikian penegasan Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Dr. Hj. Evi Mafriningsianti, S.E., M.M.  


Menurut Dr. Evi, Hardiknas bukan seremoni tahunan yang lewat begitu saja. “Ini alarm untuk kita semua. Pendidikan yang adil, berkualitas, dan relevan dengan zaman tidak akan terwujud tanpa keberpihakan nyata,” ujarnya, Jumat 2/5/2026.  


*Tiga Tuntutan Utama Dr. Evi di Hardiknas 2026:*


1. *Akses Pendidikan Tanpa Sekat*  

   Dr. Evi menyoroti masih adanya anak di Kota Bekasi yang putus sekolah karena faktor biaya dan jarak. “Zero anak tertinggal. Zonasi, beasiswa, dan sekolah terbuka harus dioptimalkan. Kemiskinan tidak boleh mewariskan kebodohan,” tegasnya.


2. *Revolusi Kualitas & Kesejahteraan Guru*  

   Guru adalah ujung tombak. Dr. Evi mendesak Pemkot Bekasi mempercepat sertifikasi, pelatihan digital, dan perbaikan skema TPP bagi guru honorer. “Jangan minta guru cetak generasi emas kalau kesejahteraannya masih perunggu,” sindirnya.


3. *Sarana Sekolah Masuk Era Digital*  

   Perpustakaan digital, lab komputer, internet cepat, dan ruang kelas interaktif harus jadi standar baru, bukan kemewahan. “Anak Bekasi harus siap bersaing di era AI, bukan cuma bisa baca-tulis,” tambah Dr. Evi.


Ia menutup dengan ajakan kolaborasi. “DPRD siap kawal anggaran. Tapi pendidikan ini kerja kolektif. Pemerintah, swasta, kampus, sampai orang tua murid wajib satu barisan.”


Hardiknas 2026, kata Dr. Evi, adalah momentum mengukur keberanian politik pendidikan Kota Bekasi. “Kalau bukan sekarang, kapan lagi?”  (ADV)


TerPopuler